Antisipasi peningkatan ISPA

Antisipasi peningkatan ISPA

 

KUBU RAYA — Meski beberapa titik wilayah Kubu Raya belum lama ini, terjadi kebakaran lahan yang memicu terjadinya kabut asap, namun hingga saat ini belum memberikan dampak pada peningkataan kasus Ispa. 

Kepala Dinas Kesehatan Kubu Raya, Berli Hamdani mengakui hampir satu pekan terakhir memang terjadi  kabut asap yang terjadi disejumlah kawasan Kubu Raya akibat kebakaran lahan. Kendati demikian kata Berli kabut yang terjadi belum tebal dan menggangu aktivitas masyarakat. 

“Memang ditemukan kabut asap  belakangan, namun hingga saat ini saya belum menemukan adanya penambahan kasus Ispa, namun tidak menutup kemungkinan jika kabut asap semakin tebal dan berlangsung lama, maka akan terjadi peningkatan kasus Ispa,” kata Berli Hamdani kepada Pontianak Post, Jumat (16/2). 

Agar terhindar dari Ispa, Berli pun mengimbau maasyarakat untuk tetap waspada dan sementara waktu mengurangi aktivitas di luar ruang, sehingga tidak terlalu lama menghirup udara yang telah tercemar akibat kabut asap. “Jika memang terpaksa harus keluar rumah sebaiknya gunakan masker,” jelasnya. 

Agar terhindar dari Ispa dan sejumlah penyakit lainnya yang rentan terjadi saat masuk musim kemarau, Berli mengingatkan agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup bersih dan sehat,  termasuk mencuci tangan sebelum makan. 

Meski belum terjadi peningkatan kasus Ispa, namun kata Berli sejak beberapa waktu lalu pihaknya juga terus menggiatkan sosialisasi untuk mencegah meningkatkan kasus Ispa di Kubu Raya. 

Disinggung daerah yang rentan terkena Ispa, terlepas dari adanya kabut asap, kata Berli kawasan yang sangat rentan terkena Ispa adalah daerah yang padat jumlah penduduknya seperti di sekitar Sungai Raya, Sungai Kakap, Sungai Ambwang dan Rasau Jaya. 

“Untuk daerah perairan atau pesisir biasanya jarang, kecuali memang di kawasan perairan tersebut banyak ditemukan aktivitas yang menyebabkna terjadi kabut asap,” jelasnya. 

Berli pun mengimbau masyarakat untuk tidak segan memeriksakan kondisi kesehatan, jika sewaktu-waktu merasakan gangguan pernapasan dan sejenisnya. 

“Belajar dari pengalaman sebelumnya, kalau sudah kabut asap kian menebal apalagi dalam waktu yang lama maka mulai nampaknya peningkatan jumlah pasien yang datang ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya. Untuk mengatasi hal tersebut sejak awal kami juga telah menyediakan obat - obatan dan segala fasilitas yang diperlukan jika memang sewaktu-waktu terjadi peningkatan kasus Ispa di Kubu Raya," pungkasnya.

SUMBER

Dipost Oleh Super Administrator

Post Terkait

Tinggalkan Komentar